Breaking News
Loading...

Puisi : Suara Kehancuran

Suara Kehancuran
akulah rapuh yang terhempas
tiada labuhan tempatku bersandar
hingga angin sebenar-benarnya membawamu
akulah bahtera tanpa nahkoda

kukabarkan kehancuran
lewat ombak yang berdebur ketepian
hingga remuk diterpa karang
kukabarkan lirih
diantara kerinduanmu yang sama

aku tak sebesar bahteraku
akupun tak setegar karang
badai samudra bergemuruh menenggelamkanku
dan batu karang tengadah menungguku

akulah kerdil itu
maaf

28 Mei 2011
Agil Tri Anggoro

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Toggle Footer