Breaking News
Loading...

Inilah Anak 13 Tahun Memiliki IQ Lebih Tinggi Dari Stephen Hawking

Inilah Anak 13 Tahun Memiliki IQ Lebih Tinggi Dari Stephen Hawking
Seorang bocah perempuan berusia 13 tahun diketahui memiliki skor IQ yang mengejutkan, yaitu 162. Hal ini membuatnya tergabung dengan Mensa yang merupakan organisasi non-profit terbesar dan tertua di dunia untuk mewadahi orang-orang yang memiliki IQ tinggi di atas rata-rata.

Adalah Neha Ramu, gadis keturunan India yang berasal dari London, Inggris mampu mencetak skor tertinggi ketika mengikuti tes kecerdasan. Hebatnya, IQ Ramu ini jauh di atas skor kecerdasan seorang fisikawan sekaligus ilmuwan terkenal di dunia, Stephen Hawking yang pernah dinobatkan sebagai manusia terpintar dengan IQ 160.

Wikipedia menerangkan, IQ (Intelligence Quotient) adalah skor yang diperoleh dari beberapa tes standar yang dirancang untuk menilai tingkat kecerdasan seseorang. Normalnya rata-rata skor IQ adalah 100, sementara skor di atas 140 sudah dianggap masuk dalam kategori jenius.

“Saya tidak menganggap diri saya benar-benar pintar atau jenius. Saya hanya mengetahui kalau saya memiliki skor IQ yang tinggi, tapi itu bukan berarti saya benar-benar jenius,” ungkap Ramu dalam wawancaranya dengan BBC News, seperti disadur Digital Spy, Rabu (12/6/2013).
Ia bahkan mengatakan tidak pernah memforsir jam belajar hingga mencetak skor IQ setinggi itu. Justru sebaliknya, ia pun banyak memiliki waktu bersantai untuk melakukan hal-hal dasar atau menghabiskan waktu bersama teman-teman serta keluarganya.

Ramu yang masih duduk di bangku SMP ini sangat menyukai mata pelajaran kimia dan matematika karena ia merasa tertantang dan menganggap pelajaran tersebut “logis”. Meski demikian, ia juga menikmati pelajaran seni, baik seni musik maupun seni rupa.

Menyadari perjalanan hidupnya yang masih panjang, Ramu pun merancang impiannya setinggi langit. Ia menegaskan ingin menjadi seorang ahli saraf karena Ramu memiliki minat yang besar terhadap cara kerja saraf dalam otak manusia.

Masih menurut Wikipedia, beberapa faktor neurofisiologis memiliki korelasi dengan kecerdasan manusia, termasuk rasio volume otak dengan bentuk dan tingkat aktivitas terkait bagian otak. Aspek yang mempengaruhi IQ di antaranya ukuran dan bentuk lobus frontal, jumlah aktivitas darah dan kimia dalam lobus frontal, jumlah total materi abu-abu dalam otak, ketebalan korteks secara keseluruhan dan tingkat metabolism glukosa.

Selain itu, peran genetik juga diduga memiliki pengaruh sebab manusia memiliki lebih dari 17 ribu gen yang memberi efek perkembangan fungsi otak. Akan tetapi, jumlah gen individu tidak memiliki kaitan yang kuat dengan tingkat kecerdasan IQ seseorang.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Toggle Footer