Breaking News
Loading...

Google Reader Di tutup??? Inilah Alasan Kenapa Google Reader Di Tutup Dari Daftar Pustaka

Alasan Kenapa google menutup google reader dari daftar pustaka google
Kabar berita yang mengejutkan datang dari Perusahaan Raksasa Google atas pemberhentian salah satu produk nya adalah berita tentang pemberhentian Google Reader dari daftar pustaka Google. hal ini membuat bingung dan protes dari banyak pengguna, karena mereka menganggap Google Reader tidak memiliki kecacatan apapun.

Banyak dari pengguna blog yang menggunakan produk ini guna memberikan kemudahan pelanggan untuk mengakses blog melalui tag feed, yang nantinya pengguna dapat mensinkronisasikan perangkatnya mealui pembacaan tag feed. Produk ini juga memiliki API yang memungkinkan produknya berubah fungsi seperti Reeder, dan mengapa produk ini akhirnya diberi nama Google Reader.

Pada dasarnya ini merupakan sebuah filter unggulan yang mendorong peningkatan blog. Dengan demikian akan membuat blog menjadi lebih up to date
Google Reader bukanlah sebuah produk gagal.

Ini merupakan sebuah produk sukses dan banyak digemari oleh pengguna nya. Produk ini sama halnya seperti Gmail dan Raksasa Mesin Pencarinya yang saat ini menjadi mesin pencari nomor satu yang banyak di pergunakan User untuk berselancar di internet mencari apa yang mereka cari, dan menjadi alasan mengapa produk ini sangat dicintai oleh banyak orang. Lalu apa sebenar nya alasan Google memberhentikan produk Reader nya?



Ada dua alasan untuk masalah ini
1. Penurunan Pengguna Google Reader.
Jika di lihat berdasarkan alasan menurunnya pengguna, namun data pakan penurunan pengguna produk dari Google ini lemah. Jika produk ini diberhentikan, Google perlu memberikan alasan yang detail kepada para penggunanya di luar sana kenapa produk Reader harus diberhentikan ketika banyak orang yang masih bergantung dan menggunakan produknya yang satu ini untuk memberiken penggunanya tetap up to date.

2. Hiden Cost
Ternyata di balik Google menutup layanan tersebut karena Google khawatir akan menimbulkan biaya tersembunyi (hidden cost) dari masalah privasi.

Menurut sebuah sumber kepada situs teknologi All Things D, Senin (25/3/2013), Google menghentikan layanan ini karena tidak ingin terjebak dengan tuntutan hukum masalah privasi yang biasanya harus membuat raksasa internet tersebut mengeluarkan uang denda dengan nominal yang besar.

Sumber tersebut mencontohkan kasus Street View yang diduga mengumpulkan password dan data pribadi dari jaringan nirkabel WiFi. Karena kasus ini, Google terpaksa harus membayar denda sebesar 7 juta dollar AS. Tentu ini merupakan hidden cost yang cukup besar, bahkan bagi perusahaan besar sekelas Google.

Sementara itu di sisi Pengguna setia Google Reader mulai bereaksi terhadap rencana penutupan layanan tersebut. Tak ingin Google Reader ditutup, para pengguna membuat petisi melalui Change.org untuk mendesak Google membatalkan niatnya.

Hingga kini, sudah ada beberapa petisi terkait Google Reader di situs tersebut. Namun, hanya ada satu petisi yang mampu menarik banyak tanda tangan.

Lewis adalah yang membuat petisi berjudul Keep Google Reader Running. Dalam dua hari, Lewis berhasil mengumpulkan 104.000 tanda tangan online.

Google Reader sendiri akan ditutup per tanggal 1 Juli 2013 mendatang. Hingga tanggal tersebut, Google memberi waktu bagi pengguna untuk memindahkan data ke layanan RSS feed lainnya.

Bagi pengguna yang ingin memindahkan data Reader, Google menyediakan sebuah layanan yang disebut Google Takeout. Pengguna bisa mengunduh data Reader mereka melalui layanan ini. Selain itu, pengguna juga bisa memanfaatkan fitur ekspor/impor file OPML yang terdapat di bagian setting Reader.

Adakah pengganti Google Reader???
Butuh alternatife????
Baca di sini Alternatife Pengganti Google Reader
Demikian ulasan Alasan Kenapa Google Reader Di Tutup Dari Daftar Pustaka

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Toggle Footer